Sastra eps I, Ilmu Ma'ani

Sastra eps I, Ilmu Ma'ani


Sastra eps I

ILMU MA’ANI

Adalah ilmu untuk mengetahui lafadz yang sesuai dengan muqtadlol haal. Dan didalam ilmu ma’ani disebutkan isnad, musnad ilaihi, musnad, beberapa ta’aluq fi’il, qashr, insya’, fashl, washl, ijaz, ithnab, musawah.

Isnad : berkumpulnya satu kalimat. Maksudnya, lafadz yang disandarkan terhadap kalimat lain (musnad ilaihi) dengan tujuan mendapatkan hukum dari salah satunya (satu kalimat dengan kalimat lain) baik berupa penetapan maupun penafian. Misalnya, Allah maha Esa dan tiada sekutu baginya. Allah sebagai musnad ilaihinya dan Esa sebagai musnadnya. Itu menetapkan bahwa hanya Allah lah tuhan kita dan menafikan tuhan-tuhan yang lain.

Musnad ilaihi : yaitu berupa fa’il, beberapa isim ‘amil nawasikh, mubtada dan khobarnya, maf’ul awalnya ‘amil dzonna dan sejenisnya, maf’ul keduanya lafadz aro’ dan sejenisnya.

Musnad : khobarnya mubtada’, fi’il tam, isim fi’il, mubtada yang tidak membutuhkan khobar, beberapa khobarnya ‘amil nawasikh, maf’ul keduanya dzonna dan sejeenisnya, maf’ul ketiganya aro’ dan sejenissnya, dan mashdar pengganti fi’il ‘amr.

Ta’aluq fi’il : maf’ul bihi, maf’ul fihi, maf’ul lahu, hal, tamyiz, lafadz yang dijerkan.

Qashr : menetapkan hukum suatu perkaraa yang disebutkan dalam pembahasan dan menafikan perkara lainnya.

Insya’ : pembahasan yang tidak memuat kemungkinan benar dan salah, karena ia bukan kabar. Contoh; hai zaid, pukullah.

Fashl : tidak menghubungkan jumlah satu atau lebih dengan jumlah yang lain.

Washl : menghubungkan jumlah satu atau lebih dengan jumlah yang lain (kebalikan fashl).

Ijaz : mendapati makna dengan ungkapan ringkas dari pembicaraan orang pada umumnya serta makna itu sesuai tujuan.

Ithnab : mendapati makna dengan ungkapan yang melebihi dari pembicaraan orang pada umumnya untuk memperkuat makna.

Musawah : mendapati makna dengan ungkapan sedang (tidak terlalu ringkas juga tidak melebihi pembicaraan). Maksudnya makna itu sesuai dengan batasan yang berlaku menurut kebiasaan orang pada umumnya dalam berbincang.
Previous
Next Post »